Mahasiswa KKN Kelompok 52 Dampingi Empat UMKM di Desa Kuncen, Fokus Digitalisasi dan Branding Usaha

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 52 melaksanakan program kerja pendampingan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Desa Kuncen pada 4 dan 5 Agustus 2026. Program yang berlangsung selama dua hari ini melibatkan empat pelaku UMKM di desa tersebut, dengan tujuan mendorong pertumbuhan usaha dan penguatan identitas visual usaha. Dalam pelaksanaannya, mahasiswa dibagi menjadi empat kelompok kecil, masing-masing kelompok bertanggung jawab mendampingi satu UMKM secara intensif. Pendekatan ini dipilih agar pendampingan dapat berjalan lebih fokus dan sesuai dengan kebutuhan spesifik tiap usaha.
Selama program berlangsung, mahasiswa memberikan wawasan seputar pentingnya digitalisasi transaksi dan branding usaha, sekaligus mendampingi pembuatan sejumlah perangkat pendukung usaha, di antaranya: Pembuatan QRIS, untuk mempermudah transaksi pembayaran nontunai dari pelanggan. Pencatatan keuangan sederhana, guna membantu pelaku UMKM memantau arus kas usaha secara lebih tertib. Pembuatan logo usaha, sebagai identitas visual yang mencerminkan karakter produk. Pembuatan desain dan cetak banner, untuk mendukung promosi usaha secara langsung di lokasi berjualan.
Menariknya, program ini dirancang dengan pendekatan yang fleksibel. Bagi UMKM yang belum bersedia mengadopsi sistem QRIS maupun pencatatan keuangan, mahasiswa tetap memberikan dukungan dalam bentuk lain, yaitu pembuatan desain banner sekaligus banner jadi yang siap digunakan. Dengan demikian, seluruh UMKM yang menjadi sasaran program tetap memperoleh manfaat sesuai dengan kesiapan dan kebutuhan masing-masing.

Program ini mendapat sambutan positif dari para pelaku UMKM di Desa Kuncen. Salah satu pemilik usaha, Bapak Munir, mengaku terbantu dengan kehadiran mahasiswa KKN, terutama dalam hal pembuatan banner, "Selama ini saya jualan biasa saja, belum kepikiran bikin logo atau banner. Alhamdulillah dibantu adik-adik mahasiswa, jadi usaha saya kelihatan lebih rapi dan menarik," ujar Bapak Munir, salah satu pelaku UMKM Kelompok 1.
Melalui program pendampingan ini, mahasiswa KKN Kelompok 52 berharap para pelaku UMKM di Desa Kuncen dapat semakin siap menghadapi persaingan usaha yang terus berkembang, baik dari sisi kemudahan transaksi maupun daya tarik visual usaha. Program ini sekaligus menjadi wujud nyata kontribusi mahasiswa dalam mendukung pertumbuhan ekonomi lokal melalui pemberdayaan UMKM di tingkat desa.
Penulis: Dea
Dokumentasi: Hafidz






